KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Ketika Harapan Menemukan Jalannya

Kisah Penerima Beasiswa: Ketika Harapan Menemukan Jalannya

Halo, perkenalkan saya Puput Masseleng, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang berasal dari Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Menjadi mahasiswa di kota yang jauh dari kampung halaman adalah perjalanan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa setiap mimpi membutuhkan keberanian untuk terus melangkah, setiap perjuangan membutuhkan ketekunan untuk bertahan, dan di setiap proses selalu ada penyertaan Tuhan yang membuka jalan melalui orang-orang baik di sekitar kita. Itulah yang membawa saya hingga menjadi salah satu penerima Beasiswa KAMAJAYA hari ini.

Saya berasal dari keluarga sederhana yang mengajarkan arti dari sebuah kerja keras, tanggung jawab, dan rasa syukur. Dalam perjalanan hidup, keluarga kami menghadapi berbagai tantangan yang membuat saya memahami bahwa setiap mimpi tidak pernah datang tanpa perjuangan dan pengorbanan. Dari sanalah saya belajar untuk tidak menyerah pada keadaan, melainkan terus melangkah dengan harapan bahwa selalu ada jalan yang Tuhan sediakan.

Merantau ke Yogyakarta menjadi babak baru dalam hidup saya. Hidup jauh dari keluarga mengajarkan saya untuk lebih mandiri, mengatur waktu, mengelola keuangan, serta menghadapi berbagai tantangan dengan penuh tanggung jawab. Tentu ada masa-masa ketika saya merasa lelah, khawatir, bahkan mempertanyakan kemampuan diri sendiri. Namun, saya memilih untuk terus percaya bahwa setiap proses yang saya jalani sedang membentuk saya menjadi pribadi yang lebih kuat.

Di tengah perjalanan tersebut, Tuhan membuka jalan melalui KAMAJAYA Scholarship. Bagi saya, beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang percaya pada mimpi dan masa depan mahasiswa. Kepercayaan yang diberikan kepada saya menjadi dorongan untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Selama menjalani perkuliahan, saya berusaha tidak hanya bertumbuh di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas. Saya aktif mengikuti organisasi dan berbagai kegiatan kepanitiaan di kampus, karena saya percaya setiap pengalaman adalah kesempatan untuk belajar bekerja sama, memimpin, dan bertanggung jawab. Di luar lingkungan kampus, saya juga melayani di Gereja. Pelayanan mengajarkan saya bahwa keberhasilan bukan hanya tentang apa yang kita capai, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat melayani dan membawa sukacita bagi orang lain.

Salah satu kesempatan yang paling berkesan selama berkuliah adalah ketika saya memberanikan diri mengikuti lomba poster, kompetisi pertama yang saya ikuti sejak menjadi mahasiswa. Awalnya saya hanya ingin mencoba sesuatu yang baru dan mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Di luar dugaan, saya berhasil meraih Juara 2. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa keberanian untuk melangkah sering kali membuka kesempatan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Saya semakin yakin bahwa ketika kita mau berusaha dan mempercayakan setiap proses kepada Tuhan, selalu ada hal baik yang dapat kita syukuri.

Sebagai penerima beasiswa baru dari KAMAJAYA Scholarship, saya memang belum memiliki banyak cerita bersama keluarga besar KAMAJAYA Scholarship. Namun saya percaya bahwa ini adalah awal dari perjalanan yang penuh makna. Saya berharap dapat bertumbuh bersama, belajar dari para alumni maupun sesama penerima beasiswa, serta terus mengembangkan diri agar dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Saya ingin apa yang saya terima hari ini dapat menjadi bekal untuk membantu orang lain di masa depan.

KAMAJAYA Scholarship bukan hanya membantu saya bertahan di bangku kuliah, tetapi juga mengingatkan saya bahwa di balik setiap perjuangan, Tuhan selalu bekerja melalui tangan-tangan orang baik. Saya percaya, setiap berkat yang saya terima hari ini adalah titipan yang suatu saat harus saya teruskan. Karena itu, saya berharap kelak dapat menjadi salah satu tangan yang membantu mahasiswa lain tetap melanjutkan pendidikannya, sebagaimana saya pernah ditolong hari ini.

Yogyakarta, 29 Juli 2026

Puput Masseleng
Mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAJY Angkatan 2024
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-10

No Comments

Post a Comment