KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Tetap Kuat Dalam Harapan

Lentera Atma: Tetap Kuat Dalam Harapan

“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”  (Yesaya 40:31)

Mahasiswa yang sedang merantau jauh dari keluarga, bukanlah sesuatu yang selalu mudah. Ada kalanya banyak hal yang harus dijalani sendiri  harus belajar mengatur waktu, mengatur keuangan, menyelesaikan tugas, menghadapi ujian, sekaligus beradaptasi dengan kehidupan yang baru. Di tengah semua itu, terkadang muncul rasa lelah, rindu rumah, bahkan bertanya-tanya apakah kita mampu menyelesaikan semuanya.

Ada mahasiswa yang setiap hari harus berjuang memahami materi perkuliahan. Sudah belajar berjam-jam, tetapi hasil ujian belum sesuai dengan yang diharapkan. Ada yang harus mengerjakan tugas hingga larut malam karena besok pagi harus mengikuti kelas. Ada pula yang harus membagi waktu antara kuliah, organisasi, kepanitiaan, pekerjaan, dan kehidupan pribadi.

Sebagai mahasiswa rantau, perjuangannya bisa terasa lebih berat. Ketika sedang sakit, tidak ada orang tua yang bisa langsung datang. Ketika mendapat nilai yang kurang baik, harus berusaha menguatkan diri sendiri. Ketika sedang mengalami masalah, terkadang hanya bisa menahan rindu sambil menghubungi keluarga melalui telepon. Bahkan ketika sedang mencapai sesuatu yang membanggakan, keluarga yang jauh hanya dapat ikut merayakan melalui layar.

Yesaya 40:31 mengingatkan bahwa kita tidak harus menghadapi tekanan perkuliahan, tugas yang menumpuk, kegagalan, maupun rasa rindu kepada keluarga dengan kekuatan sendiri, karena ketika kita menanti-nantikan dan mengandalkan Tuhan, Ia memberikan kekuatan baru untuk tetap tekun, bangkit dari setiap kegagalan, dan menyelesaikan setiap tanggung jawab satu per satu.

Ketika merasa tertinggal dari teman-teman, rindu keluarga karena jauh dari rumah, atau cemas menghadapi masa depan yang belum pasti, ingatlah bahwa setiap orang memiliki prosesnya masing-masing dan kita tidak harus mengetahui seluruh jawabannya hari ini, karena Tuhan selalu menyertai, sehingga tugas kita adalah terus berjalan, berusaha, dan percaya kepada-Nya.

Ayat ini mengatakan, “mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Ada kalanya dalam perjalanan kuliah kita bisa “berlari”, mengejar banyak target dan impian. Tetapi ada juga masa ketika kita hanya mampu “berjalan” perlahan. Dan itu tidak apa-apa. Yang penting bukan seberapa cepat kita sampai, tetapi kita tidak berhenti berjalan bersama Tuhan.

Karena terkadang Tuhan tidak langsung mengubah keadaan yang sedang kita hadapi. Tuhan justru memberikan kekuatan baru agar kita mampu melewati keadaan tersebut.

~ Sebab orang yang berharap kepada Tuhan akan mendapatkan kekuatan yang baru.~

Gambar oleh Creative Canvas dari Pixabay

No Comments

Post a Comment