KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Rumah Kedua Di Perjalanan Kuliah

Kisah Penerima Beasiswa: Rumah Kedua Di Perjalanan Kuliah

Perkenalkan, nama saya Karen Nina Putri Nakulo, mahasiswa Program Studi Manajemen. Ketika dinyatakan diterima kuliah pada tahun 2022, ada perasaan bangga sekaligus cemas yang bercampur menjadi satu. Bangga karena akhirnya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, namun cemas karena harus memikirkan banyak hal: biaya kuliah, kebutuhan sehari-hari, hingga bagaimana caranya bisa berkembang di lingkungan yang baru. Di tengah kekhawatiran itu, saya bersyukur dapat bergabung sebagai salah satu penerima KAMAJAYA Scholarship, sebuah beasiswa yang tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan hidup saya selama berkuliah, khususnya mulai semester 5 hingga semester 8.

Pada awal masa perkuliahan, pengalaman berorganisasi yang saya miliki hanya sebatas dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus. Meskipun bermanfaat, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman organisasi yang lebih beragam serta sertifikat pendukung terasa masih terbatas. Semua berubah sejak saya bergabung dengan KAMAJAYA Scholarship. Melalui berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan, saya lebih mudah memperoleh sertifikat pengalaman organisasi yang sebelumnya sulit didapatkan hanya dari UKM. Tidak hanya itu, lingkup pertemanan dan relasi saya pun semakin luas. Saya bertemu dengan rekan-rekan sesama penerima beasiswa dari berbagai program studi dan angkatan, saling berbagi cerita, saling menyemangati, dan saling membantu satu sama lain dalam menghadapi dinamika perkuliahan.

Salah satu hal yang paling berkesan dan tidak pernah saya lupakan adalah kesempatan bertemu dengan para Bruder dan Suster yang senantiasa hadir dengan hati yang tulus. Mereka bersedia meluangkan waktu untuk memberikan layanan konseling secara gratis kepada kami, para penerima beasiswa. Di saat pikiran penat karena tugas kuliah, tekanan mengerjakan skripsi, atau sekadar butuh tempat bercerita, kehadiran mereka menjadi penopang yang sangat berarti. Dukungan moral dan spiritual yang diberikan membuat saya merasa tidak sendirian dalam menjalani setiap tantangan selama masa studi.

Memasuki tahap penyusunan skripsi, saya merasa sangat terbantu karena mendapatkan dosen pembimbing yang sesuai dengan harapan saya, baik dari segi bidang keahlian maupun cara membimbing yang komunikatif. Berkat bimbingan yang tepat serta dukungan selama menjadi bagian dari keluarga KAMAJAYA Scholarship, proses pengerjaan skripsi dapat berjalan sesuai rencana dan tepat waktu. Target saya untuk dapat mengikuti wisuda pada bulan Agustus 2026 pun menjadi motivasi tersendiri, terutama agar saya tidak perlu membayar biaya SPP untuk semester tambahan.

Namun, perjalanan menuju kelulusan tidak selalu berjalan mulus. Ada lika-liku yang cukup menegangkan, mulai dari waktu pendaftaran sidang skripsi yang sangat mepet hingga pendaftaran yudisium yang jaraknya hanya terpaut beberapa minggu dari sidang. Di masa-masa tersebut, rasa was-was dan tekanan waktu benar-benar menguji kesabaran dan mental saya. Namun berkat dukungan keluarga, teman-teman seperjuangan di KAMAJAYA Scholarship, serta bimbingan dosen pembimbing, semua rintangan itu akhirnya dapat saya lalui satu per satu.

Puncak dari perjuangan panjang ini adalah ketika saya berhasil menghadapi ujian pendadaran dan dinyatakan lulus. Rasa haru, lega, dan syukur bercampur menjadi satu ketika akhirnya saya dapat menyelesaikan studi tepat waktu sesuai dengan target yang telah saya rencanakan sejak awal. Semua kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak selama ini akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Melalui tulisan ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada KAMAJAYA Scholarship beserta seluruh donatur yang telah dengan tulus memberikan dukungan, baik secara materi maupun moral, Bapak dan Ibu Pengurus, Bapak dan Ibu Dosen, serta segenap teman-teman seperjuangan di KAMAJAYA Scholarship selama saya menempuh pendidikan. Tanpa kesempatan uluran tangan dan kepercayaan yang diberikan, mungkin perjalanan kuliah saya tidak akan seindah dan selancar ini.

Semoga kebaikan yang telah diberikan senantiasa dibalas dengan berkat yang berlimpah, dan semoga KAMAJAYA Scholarship terus hadir membantu adik-adik mahasiswa generasi berikutnya untuk meraih mimpi dan cita-cita mereka. Saya berharap suatu saat dapat bergantian menjadi bagian dari pihak yang mendukung, agar mahasiswa lain bisa merasakan kemudahan selama proses perkuliahan seperti yang saya alami.

Terima kasih, KAMAJAYA Scholarship, telah menjadi rumah kedua yang tak terlupakan dalam perjalanan kuliah saya.

Setelah lulus, saya bertekad untuk mengembangkan karier sesuai bidang yang saya tekuni, yaitu Manajemen, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Saya ingin memanfaatkan ilmu yang telah saya pelajari untuk mendukung pengembangan organisasi maupun usaha yang berorientasi pada pemberdayaan. Selain itu, saya bercita-cita untuk kembali berkontribusi kepada KAMAJAYA Scholarship, baik secara finansial maupun non-finansial, sebagai bentuk balas budi atas kesempatan yang telah saya terima. Dengan demikian, saya berharap dapat menjadi bagian dari mata rantai kebaikan yang terus mengalir, membantu generasi berikutnya meraih mimpi mereka.

Sesi Konseling dengan Sr. Florentine, OP.
Foto wisuda

Yogyakarta, 9 September 2026

Karen Nina Putri Nakulo
Mahasiswa Program Studi Manajemen UAJY Angkatan 2022
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-8

No Comments

Post a Comment