Lentera Atma: Keheningan sebagai Ruang Bertumbuh
Di bangku perkuliahan, kita sering kali dididik untuk menjadi mesin yang terus bergerak. Indeks prestasi, pencapaian organisasi, dan setumpuk portofolio menjadi standar tunggal dalam mendefinisikan eksistensi. Kita berlari dari satu tenggat waktu ke tenggat waktu lainnya, hingga sering kali lupa bahwa di dalam deru ambisi tersebut, ada jiwa yang butuh ruang untuk sekadar bernapas dan...










