KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Kehadiran Seorang Teman Dalam Kehidupan

Opini: Kehadiran Seorang Teman Dalam Kehidupan


Teman adalah seseorang yang hadir dalam kehidupan kita dan menjadi bagian dari perjalanan sehari-hari. Secara umum, teman merupakan orang yang dapat menemani kita dalam berbagai keadaan, baik ketika sedang berbahagia maupun ketika menghadapi kesulitan. Kehadiran mereka sering kali menjadi salah satu alasan kita merasa bahagia, karena dapat membuat hari-hari lebih menyenangkan. Misalnya, bermain bersama, makan di kantin, atau mengerjakan tugas kuliah bersama. Hal-hal sederhana tersebut membuat kita merasa tidak sendirian dan memiliki seseorang untuk berbagi cerita.


Selain menemani dalam keadaan menyenangkan, teman juga hadir untuk membantu dan menghibur ketika kita mengalami kesulitan. Saat merasa sedih karena memperoleh nilai yang kurang baik, teman dapat memberikan semangat agar kita tidak mudah menyerah. Mereka juga dapat membantu memahami materi perkuliahan yang belum kita kuasai sehingga proses belajar menjadi lebih ringan. Teman yang baik bukan hanya hadir ketika kita bahagia, tetapi juga tetap berada di sisi kita saat keadaan tidak menyenangkan. Kehadiran mereka membuat masalah terasa lebih mudah dihadapi.

Seiring berjalannya waktu, teman dapat kita anggap sebagai keluarga atau saudara ketika hubungan semakin dekat. Semakin sering berbagi cerita dan menghabiskan waktu bersama, rasa percaya pun tumbuh. Dengan adanya kepercayaan, kita merasa lebih nyaman untuk menceritakan berbagai hal yang sedang dialami. Hubungan pertemanan yang erat memungkinkan kita saling mendukung, memahami, dan menjaga satu sama lain. Karena itu, teman yang sudah sangat dekat bukan lagi sekadar teman, melainkan seseorang yang memiliki tempat khusus dalam kehidupan kita.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa teman juga bisa menjadi alasan munculnya rasa kecewa atau marah. Ada teman yang bersikap egois atau tidak menghargai bantuan yang kita berikan, sehingga menimbulkan rasa sakit hati. Ada pula yang mengkhianati kepercayaan, terutama ketika kita sudah sangat percaya namun ternyata ia tidak dapat diandalkan. Pengalaman seperti ini mengajarkan bahwa tidak semua orang yang kita anggap teman akan selalu memperlakukan kita dengan baik. Oleh karena itu, kita perlu menyadari bahwa pertemanan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati.

Teman juga dapat memengaruhi kebiasaan sehari-hari. Jika kita sering bersama orang yang rajin belajar, kita cenderung ikut termotivasi untuk rajin. Sebaliknya, jika terlalu sering bersama teman yang malas, kita bisa terbawa menjadi malas karena terbiasa melihat dan mengikuti sikap mereka. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap diri kita, baik positif maupun negatif. Karena itu, memilih lingkungan pertemanan yang baik sangat penting agar kita dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Pada akhirnya, kita memang perlu berteman dengan siapa saja dan tetap menghargai orang lain tanpa membeda-bedakan. Namun, kita juga harus bijak dalam memilih teman dekat serta memberikan batasan kepada orang-orang yang berpotensi memberikan pengaruh buruk. Teman yang baik adalah mereka yang dapat saling percaya, saling membantu, dan tetap hadir dalam suka maupun duka. Pertemanan yang sehat seharusnya membuat kita berkembang, merasa dihargai, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh karena itu, memiliki teman yang tepat merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan, karena mereka dapat memberikan kebahagiaan, dukungan, sekaligus pelajaran berharga bagi kita.


Yogyakarta, 10 September 2026

Veronika Canthika Dewi Swastika
Mahasiswa Program Studi Manajemen UAJY Angkatan 2025
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-10




Gambar oleh Pexels dari Pixabay

No Comments

Post a Comment